Ariya Saputra: Merajut Empati Lewat Literasi dan Dedikasi Komunitas
yupan
Selasa, 13 Januari 2026 13:14 WIB
Boyolali, eNews – Di usia yang masih sangat muda, Ariya Saputra telah membuktikan bahwa menulis bukan sekadar merangkai kata, melainkan sebuah jalan untuk memberdayakan sesama. Pemuda kelahiran Boyolali tahun 2006 ini sukses mendirikan ekosistem literasi yang inklusif di tengah kesibukannya menempuh pendidikan di bidang kesehatan.
Sinergi Dunia Kesehatan dan Kreativitas
Perjalanan akademik Ariya tergolong unik. Alumnus SMA Bhinneka Karya 6 ini kini tercatat sebagai mahasiswa S1 Keperawatan di Stikes Estu Utomo. Meski bergelut dengan dunia medis, ia justru menemukan bahwa ilmu kesehatan memperkaya perspektifnya dalam memahami empati dan cerita manusia.
Kapasitas kepemimpinannya pun teruji melalui perannya sebagai:
- Duta PIK-M Utama: Mengasah kemampuan komunikasi dan kerja tim di lingkungan kampus.
- Aktivis Organisasi: Sejak jenjang SMP hingga SMA, ia aktif di OSIS serta berbagai lini seni seperti sinematografi, jurnalistik, dan tari.
- Poliglot Muda: Ketertarikannya pada bahasa Korea, Jepang, dan Inggris menjadikannya penulis dengan perspektif lintas budaya yang luas.
Rekam Jejak Karya dan Pendirian KSK
Sebagai penulis produktif, Ariya telah melahirkan beberapa karya yang merekam proses refleksi pribadinya, antara lain:
- Alunan Pena Sang Penulis.
- Binarang Sang Surya.
- Dibalik Patah Masih Ada Langkah.
- Rahasia Penulis Komunitas Sharing Kepenulisan.
Puncaknya, pada 25 Maret 2024, tepat di usianya yang ke-17, Ariya mendirikan Komunitas Sharing Kepenulisan (KSK). Wadah ini lahir dari visi sederhana untuk menciptakan ruang berbagi bagi para penulis pemula maupun profesional dari berbagai latar belakang.
Membangun Ekosistem Literasi Berkelanjutan
Melalui KSK dan Penerbit Sharing Kepenulisan Publisher, Ariya kini menyediakan berbagai fasilitas untuk menumbuhkan daya kreatif anggotanya, meliputi:
- Akses Pengetahuan: E-book pembelajaran dan pengetahuan kepenulisan aplikatif.
- Pengembangan Kapasitas: Penyelenggaraan seminar dan webinar gratis secara rutin.
- Jejaring Luas: Membangun relasi pertemanan dan informasi seputar dunia literasi nasional.
Bagi Ariya, hobi menulis dan akting yang ditekuninya adalah medium untuk terus menyebarkan gagasan. Melalui ruang tumbuh yang ia rintis, ia mengajak lebih banyak orang untuk berani berkarya, belajar, dan berkembang bersama dalam satu harmoni literasi.
Baca Lainnya
Wajah Baru Hukum Nasional 2026: Dekolonialisasi atau Ancaman bagi Kedaulatan Rakyat?
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 8 Hari
Liburan Usai, Ketua RT 06 Dupak Bandarejo Bagikan 5 Strategi Jitu Siapkan Anak Kembali ke Sekolah
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 12 Hari
Milad Ke-58 SD Muhammadiyah 11 Surabaya: Mengabdi untuk Negeri, Mencetak Generasi Qur’ani
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 14 Hari
Menanam "Kurma" Dakwah di Pakis Gunung: Jejak Ketulusan Pak Abdullah Membangun Panti Asuhan
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 16 Hari
Surabaya Untuk Semua, Merawat Harmoni di Tengah Keberagaman Identitas
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 18 Hari
Menuju Puncak Natal Kemenag: Niat Baik yang Perlu Hati-Hati
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 22 Hari
Setiap Hari adalah Hari Ibu: Refleksi Aku dan Mama
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 25 Hari
Inovasi Tanpa Batas, Peran Vital Teknologi IoT dalam Memperkuat Mobilitas Disabilitas
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 29 Hari
Swasembada di Atas Luka: Mempertanyakan Ambisi Energi di Tengah Krisis Ekologi
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 1 Bulan
