Kontribusi Mahasiswa FH UMSURA dalam Advokasi Buruh dengan LBH Surabaya
Bima Satria
Rabu, 28 Januari 2026 16:56 WIB
Mahasiswa Magang LBH Surabaya Kunjungi Serikat Buruh Kerakyatan, Perkuat Perspektif Advokasi Pekerja
Sebagai salah satu program untuk mahasiswa magang, LBH Surabaya mengajak mahasiswa magang dari Program Studi Ilmu Hukum, dari Universitas Muhammadiyah Surabaya dan Universitas Trunojoyo Madura. Melakukan kunjungan ke Serikat Buruh Kerakyatan (SBK) pada Rabu (5/11/2025) dalam rangkaian kegiatan magang di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surabaya. Kunjungan ini menjadi bagian dan Pelajaran penting juga berharga dari upaya penguatan pemahaman mahasiswa terhadap isu ketenagakerjaan dan praktik advokasi buruh di lapangan secara langsung.
Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa magang bersama tim LBH Surabaya berdialog dan berdiskusi langsung dengan pengurus dan anggota SBK mengenai berbagai persoalan yang dihadapi buruh, mulai dari pemutusan hubungan kerja sepihak, upah yang tidak dibayarkan, hingga minimnya perlindungan hukum bagi pekerja sektor informal. Diskusi dan dialog berlangsung secara terbuka, lancar, dan menekankan pentingnya peran serikat buruh sebagai wadah perjuangan kolektif para pekerja.
Zakiyatus Syarifah sebagai penulis mengamati bahwa kunjungan ke Serikat Buruh Kerakyatan memberikan pengalaman secara langsung yang tidak diperoleh di ruang kelas. “Melalui diskusi langsung dengan buruh dan serikat, kami bisa memahami bagaimana hukum ketenagakerjaan diterapkan, sekaligus melihat kesenjangan antara aturan normatif dan realitas di lapangan,” ujarnya.
LBH Surabaya menilai kegiatan ini sebagai bagian dari pendidikan hukum kritis dan analitis bagi mahasiswa magang. Selain mempelajari penyusunan legal opini dan pendampingan perkara, mahasiswa juga diajak terlibat dalam jaringan advokasi masyarakat, termasuk gerakan buruh, agar memiliki perspektif keadilan sosial yang lebih luas dan beragam .
Kunjungan ke Serikat Buruh Kerakyatan tersebut melengkapi rangkaian kegiatan magang yang telah dijalani mahasiswa, seperti pendampingan klien, observasi persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya, hingga penyusunan Catatan Akhir Tahun (CATAHU) isu lingkungan dan sosial di Jawa Timur. Sehingga melalui pengalaman ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya memahami hukum secara tekstual dan teoritis tetapi juga mampu melihat hukum sebagai alat perjuangan bagi kelompok rentan, khususnya para kaum buruh.
Baca Lainnya
Tragedi Ngada: Siswa SD Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Tamparan Keras bagi Visi Indonesia Emas
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 6 Jam
Lestarikan Budaya, Reog Suro Bekti Budoyo Siap Guncang Taman Bungkul Akhir Pekan Ini
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 5 Hari
Momentum Hari Gizi Nasional: Ajinomoto Indonesia Perkuat Literasi Gizi Berkelanjutan Lewat Inovasi dan Edukasi
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 6 Hari
Go International! Kampung Edukasi Sampah Sidoarjo Jadi Jujukan Studi Pejabat Perak Malaysia
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 7 Hari
Jamin Hak Sosial Pekerja, Disnakertrans Jatim Masifkan Program ‘WASPADU’
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 7 Hari
Peran Magang Praktik Hukum dalam Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa Fakultas Hukum: Studi di Zaidun & Partners Surabaya
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 7 Hari
Catatan Akademik : Peran Program Magang dalam Pembelajaran Hukum di Pemerintah Kota Surabaya
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 7 Hari
Program Magang Mahasiswa FH UMSURA di Kantor Hukum Lalu Abdi Mansyah Resmi Ditutup
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 7 Hari
Transformasi Dakwah Digital: LSB PDM Surabaya Gelar Workshop Film Pendek dan Lomba Cipta Lagu
- 0 Suka .
- 0 Komentar .
- 7 Hari
